Sabtu, 19 Mei 2012
Tugas Pemrograman Jaringan
Pengiriman Object Dengan Simple Client-Server (java)
Pengiriman Object Melalui Socket Client-Server (java)
Berikut ini adalah coding untuk class staffnya:

Selanjutnya berikut ini coding untuk clientnya:

Dan yang terakhir coding untuk servernya seperti berikut ini:

Mengetahui IP dengan Nama Komputer (java)
Kemudian gunakan Comman Form untuk mengetahui outputnya, seperti dibawah ini:
Menampilkan Nama Komputer Dengan IP (Java)

Setelah selesai mengetik coding tersebut, kemudian save. Untuk mengetahui outputnya kita harus menggunakan Command Form seperti dibawah ini:

Pada gambar tersebut IP yang pertama merupakan IP komputer yang saya gunakan dan IP kedua merupakan IP komputer yang terhubung dengan komputer saya, sedangkan IP ketiga merupakan IP komputer yang tidak terhubung sehingga namanya tidak tampil.
Cara Mengetahui Nama Komputer (JAVA)
Kemudian save program tersebut. Lalu kita compile dengan perintah "javac nama_file.java". Jika sudah tidak ada error ketikkan perintah "java getName" pada command form seperti dibawah ini:
Sekian cara untuk mengetahui nama komputer menggunakan java.
Rabu, 16 Mei 2012
Melihat IP dari Command Form (Java)
Program diatas merupakan coding dari java yang digunakan untuk menampilkan IP address pada command form. Sebelum mengcompile coding program tersebut, terlebih dahulu kita harus mengketikannya pada notepad++.
Untuk melihat IP address menggunakan command form, kita harus mengetikkan beberapa perintah seperti dibawah ini.
Gambar diatas adalah output yang tampil pada command form setelah kita melakukan beberapa tahap sebelumnya.
Selasa, 24 April 2012
Mengenai Undang-Undang Ketenagakerjaan
Undang Undang Ketenagakerjaan
- 1. Undang-Undang Republik Indonesia No 13 Tahun 2003 Tentang Kesejahteraan Tenaga Kerja Angga Sanjaya Lingga , Antony Siagian, Jos Petra Manalu, Lidon Sianturi, Togu Muara Sianturi, Sefrinaldi Tugas Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2011
- 2. Kesejahteraan Tenaga Kerja
- 3. Sejahtera = ? Dalam istilah umum : Kata “sejahtera” adalah k ondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damain . Dalam istilah ekonomi : Kata “sejahtera“ berhubungan dengan keuntungan benda. Dalam istilah sosial : Kata “sejahtera“ mengacu pada jangkauan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
- 4. PEMBAHASAN UNDANG-UNDANG NO 13 TENTANG KESEJAHTERAAAN TENAGA KERJA
- 5. UU No 13 Tahun 2003 Bab 1 Ketentuan Umum : Pasal 1 Poin 17 & Pasal 1 Poin 31. Bab 2 Landasan Azaz & Tujuan : Pasal 4 Poin C & D. Bab 4 Perencanaan Tenaga Kerja & Informasi Ketenagakerjaan : Pasal 8 Poin 1G & 1H. Bab 5 Pelatihan Kerja : Pasal 9 & Pasal 26 point 1C. Bab 6 Penempatan Tenaga Kerja : Pasal 35 Poin 3. Bab 9 Hubungan Kerja : Pasal 66 Poin 2C & 2D. Bab 10 Perlindungan, Pengupahan & Kesejahteraan . Pasal 99 Ayat 1 & 2, Pasal 100 Ayat 1,2 & 3, Pasal 101 Ayat 1 – 4.
Senin, 23 April 2012
LA_4 INTERFACING
1. Buatlah analisa dari masing2 percobaan!
2. Apa fungsi dari kamunikasi serial & parallel?
3. Apakah yang terjadi apabila baudrate yang digunakan pada alat & komputer berbeda? Jelaskan!
KEL. B (ADC-DAC)
1. Buatlah analisa dari masing2 percobaan!
2. Apakah yang dimaksud dengan tegangan referensi, berapakah tegangan referensi yg digunakan pada modul ADC-DAC? Jelaskan!
3. Sebutkan aplikasi ADC-DAC dlm kehidupan sehari-hari!
Minggu, 15 April 2012
LP_5 Interfacing Shift: Rabu / 5
a. Komunikasi serial
b. Komunikasi paralel
c. Jelaskan perbedaannya
2. Apakah yang dimaksud dengan baudrate dan jelaskan fungsi baudrate pada komunikasi serial beserta rumusnya.
3. Apakah yang dimaksud dengan:
a. Mode 0
b. Mode 1
c. Mode 2
d. Mode 3
4. Gambarkan konfigurasi DB25 dan USB, serta jelaskan cara kerjanya!
a. ADC
b. DAC
c. Berikan contoh masing-masing 5
2. Jelaskan fungsi buffer pada ADC dan DAC.
3. Buatlah inisialisasi untuk:
a. ADC
b. DAC
c. CH0
d. CH1
e. SOC
f. EOC
4. Jelaskan perbedaan antara Smallport dengan Out32 pada Delphi.
Selasa, 27 Maret 2012
Apa Yang Dimaksud Dengan Chipset Dan Teknologi Pembuatannya
Standar Perburuhan Internasional Asing bagi Buruh
Buruh pabrik yang ada di Tangerang, Banten konvoi dengan kendaraan melewati sekitar pintu keluar dan masuk tol Bitung saat unjuk rasa, Kamis (26/1/2012). Unjuk rasa tersebut untuk mendesak Asosiasi Pengusaha Indonesia mencabut gugatannya ke PTUN atas SK Gubernur Banten yang merevisi Upah Minimum Kabupaten dan Upah Minimum Sektoral.
Sabtu, 19 November 2011
Undang Undang ITE
Dasar terbentuknya undang-undang ITE
Banyak sekali macam – macam dari Kejahatan komputer seperti Kejahatan Dunia Maya, bahkan suatu transaksi keuangan melalui dunia maya sangat dibutuhkan untuk mempermudah kelancaran bisnis,usaha yang kita jalani, seperti halnya transaksi elektronik. Transaksi Elektronik itu sendiri adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya.
Perlindungan dari kejahatan sejenis ini benar- benar sangat dibutuhkan. Indonesia baru- baru ini mengesahkan undang – undang yang mengatur pidana atas Kejahatan Dunia Maya (Cyber Crime). Undang – undang ITE nomor 11 Tahun 2008, tepatnya tanggal 25 maret 2008, ditetapkan oleh pemerintah sebagai acuan atas tindakan kriminal dan merugikan orang lain.
SERTIFIKASI BERSTANDAR INTERNASIONAL
Sertifikasi IT menunjukkan para Professional Teknologi Informasi memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat dibuktikan. Sertifikasi IT memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan, khususnya dalam pasar global karena kemampuan dan pengetahuan Profesional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi telah diuji dan didokumentasikan.
Sabtu, 01 Oktober 2011
Kejahatan Dunia Maya ( Cyber Crime )
Rabu, 25 Mei 2011
✎✎ WIRAUSAHA SUKSES & WIRAUSAHA GAGAL ✎✎
Senin, 14 Maret 2011
Perbandingan Antara Processor Intel Dan AMD
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel. Pada tahun 2006 juga, AMD telah berhasil mengakuisisi perusahaan Grafis terkenal asal Amerika yaitu ATI Tecnology.
Perusahaan ini adalah penyedia prosesor x86-compatible processors terbesar kedua. AMD juga sudah dikenal oleh dunia, beberapa produknya yaitu :
Perkembangan Hardware Komputer
Faktor Pendukung Wirausaha
Kiat Berwirausaha
Menjadi seorang yang mempunyai kemampuan finansial lebih tentu menjadi keinginan banyak orang. Berbagai usaha ditempuh, mulai dari ngelamar kerja kesana kemari sampai wirausaha sendiri. Namun kegagalan acapkali terjadi. Haruskan kita putus asa ? Menyerah begitu saja, cuek, atau jadi tak pede ?
Wirausaha, sebuah bidang yang membutuhkan sebuah kejelian dalam mengantisipsi kondisi pasar. Usaha ini tidak hanya tergantung dari keberuntungan dan modal saja, namun memerlukan perhitungan yang tepat. Untuk menjadi seorang yang berhasil tentu melalui berbagai usaha dan cobaan. Tak ada sebuah usaha yang langsung dimulai dari sebuah keberhasilan dengan sendirinya, dan semua itu harus dijalani dengan sebuah keberanian.
Agama kita mengajak pada umatnya untuk berusaha dalam mencari rizki yang halal sebagaimana firman Allah ta’ala :
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi.” [Fathir : 29]
Menurut Lily H. Soetiono, seorang ahli kewirausahaan untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukse diperlukan berbagai faktor pendukung. Selain modal, ada faktor lain yang merupakan syarat dari keberhasilan seorang wirausahawan yaitu mental dan bakat dagang. Faktor-faktor lainnya diantaranya :
1. Kreatif dan Inovatif
Kreasi dan inovasi dari seorang wirausahawan pada umumnya lebih tinggi dari orang lain. Hal-hal yang belum terpikirkan oleh orang lain sudah terpikirkan olehnya, dan dia mampu membuat hasil inovasinya itu menjadi sebuah kebutuhan.
2. Percaya diri, tegar dan ulet
Wirausahawan tidaklah mudah putus asa. Masalah akan dihadapinya, bukan malah dihindari. Jika ia salah perhitungan, saat ia sadar akan kesalahannya, ia secara otomatis juga memikirkan cara untuk membayar kesalahan itu atau membuatnya menjadi keuntungan. Ia tidak akan berhenti memikirkan jalan keluar walaupun bagi orang lain jalan keluar sudah buntu. Kegagalan akan dibuatnya menjadi pelajaran dan pengalaman yang mahal. Semangatnya tidak pernah luntur. Kualitas kepribadian semacam ini tidak mungkin tumbuh secara mendadak. Sulit bagi seorang dewasa membentuk kualitas-kualitas ini jika tidak dimulai sejak balita.
3. Bekerja Keras
Saat ia sadar dari bangun tidurnya pikiran sudah bekerja membuat rencana, menyusun strategi atau memecahkan masalah. Kadang dalam tidurnya ia tetap berpikir. Membiarkan waktu berlalu tanpa ada yang dipikirkan atau dikerjakan kadang membuatnya merasa tidak produktif atau merasa kehilangan kesempatan.
4. Pola Pikir Multi Tasking
Kemampuan melakukan beberapa hal sekaligus, layak dimilki oleh wirausahawan. Kemampuan inilah yang membuat piawai dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi. Semakin tinggi kemampuan seorang wirausahawan dalam multi tasking, semakin besar pula kemungkinan untuk mengolah peluang menjadi sumber daya produksi
5. Mampu menahan nafsu untuk cepat menjadi kaya
Wirausahawan yang bijak biasanya hemat dan berhati-hati dalam menggunakan uangnya, terutama jika ia dalam tahap awal usahanya. Setiap pengeluaran untuk keperluan pribadi dipikirkan secara serius, sebab ia sadar bahwa sewaktu-waktu uang yang yang ada aka diperlukan untuk modal usaha atau modal kerja. Keuntungan tidak selalu menetap, kadang ia harus merugi.
Seorang yang memulai usahanya dari skala kecil hingga besar akan mampu menahan nafsu konsumtifnya. Baginya, pengeluaran yang tidak menghasilkan akan dianggap sebagai kemewahan.
6. Berani Mengambil Resiko
Semakin besar resiko yang diambilnya, semakin besar pula kesempatan untuk meraih keuntungan. tentunya resiko-resiko ini sudah diperhitungkan terlebih dahulu. Hanya orang bodoh saja yang melakukan segala sesuatu tanpa perhitungan.
Itulah beberpa hal yang seharusnya dimilki oleh seorang wirausahawan jika ingin meraih kesuksesan. Berusahalah tuk memiki sifat-sifat tersebut jika kita meniatkan tuk menjadi seorang wirausahawan.
Sumber: http://akhsa.wordpress.com/2009/02/19/kiat-berwirausaha/
Faktor Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Wirausaha
FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN BERWIRAUSAHA
Seseorang ketika mengawali usahanya harus siap dengan dua hal yaitu : berhasil dalam mengembangkan usahanya atau gagal sama sekali dalam usahanya.
Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya:
- Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan. Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial. Menempatkan orang-orang yang tidak kompeten di tempat yang sangat strategis akan memperburuk jalannya usaha. Kompetensi dalam manajerial sangat membantu keberhasilan perusahaan karena meletakan orang-orang yang sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat bekerja karyawan akan mempermudah usaha dan strategi perusahaan untuk dilaksanakan.
- Kurangnya pemahaman bidang usaha yang diambil karena tidak dapat memvisualisasikan dengan jelas usaha yang akan digeluti. Seorang wirausahawan apabila tidak dapat mendeskripsikan dan memvisualisakan bentuk usaha yang digeluti mengantar pada kehancuran usaha. Pemaham bisnis atau bidang usaha yang diambil secara kontekstual dan riel sangat membantu arah, tujuan, misi, dan visi perusahaan. Kejelasan bidang usaha yang telah ditentukan sangat membantu dan mempermudah mengambil kebijakan manajerial dan strategi yang dibuat.
- Kurangnya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan (modal dan kendali kredit). Pengelolaan adminsitrasi dan keuangan yang apa adanya akan mempersulit majunya perusahaan. Pencatatan adminsitrasi dan keuangan secara sembarang akan semakin memperburuk kondisi usaha karena tidak dapat membaca transaksi dan aktivitas yang telah terjadi. Aktivitas yang telah dilalui seperti pembayaran utang-piutang, jumlah pesanan, jadwal kirim, proses produksi, dll akan tidak dapat terselelsaiak dengan baik. Penangana modal dan kreditdari bank atau swasta apabila tidak dicatat pengeluaran dan alokasi penggunaannya akan semakin memperburuk kondisi keuangan. Alangkah baiknya dalam melakukan aktivitas selalu berpedoman “Segala yang telah dikerjakan harus dicatat dan segala yang tercatat harus dapat dikerjakan dengan baik” sehingga perusahaan yang menggunakan prinsip tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
- Gagal dalam perencanaan. Kegagalan dalam menerapkan rencana biasanya karena rencana yang telah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain atau sebuah idealis yang belum pernah diaplikasikan. Kegagalan ini terjadi karena tidak tahu sama seklai kondisi atau medan usaha yang digelutinya. Faktor-faktor yang mendukung kegagalan dalam melaksanakan atau menerapkan rencana adalah dari dalam diri sendiri.
- Tempat usaha dan lokasi yang kurang memadai. Tempat usaha dan lokasi sangat menentukan kelancaran bisnis yang digeluti. Salah memilih, membangun, atau membuka tempat usaha yang harapnnya dapat memperbesar usaha justru kandas karena kesalahan tersebut. Tempat usaha seharusnya diperiksa dulu kelayakannya seperti budaya, karakter, strata sosial, pendapatan, selera, kemanan masyarakat disekitarnya.
- Kurangnyam pemahaman dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengawasan bahan baku dan sarana peralatan. Kemampuan dalam pengadaan, pemeliharaan, pengawasan bahan baku dan peralatan yang dimiliki sangatlah penting. Karena apabila tidak memiliki kemapuan dalam bidang ini akan membuat biaya operasioanal semakin tinggi dan kerugian akan terjadi.
- Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi perubahan teknologi. Seoranng yang berwirausaha haruis berani melakukan perubahan dalam organisasinya. Salah satu perubahan yang dapat membantunya adalah perubahan teknologi yang sedang berkembang. Ketidakmampuan mengikuti perubahan teknologi tidak membuat organisasi mati begitu saja tetapi pergerakan organisasinya berlahan-lahan lambat dan berangsur-angsur ketinggalan dengan organisasi yang lain yang lebih cepat menanggapi perubahan teknologi.
- Hambatan birokrasi. Birokrasi sangat membantu dalam kearsipan dan adminsitrasi organisasi tetapi apabila birokrasi sangat lambat dan menghambat sama sekali maka akan memperlambat laju kinerga organsiasi.
- Keuntungan yang tidak mencukupi. Keuntungan yang akan diperoleh dalam berwirausaha adalah dasar motivasi ketika seseorang merencanakan bidang usaha. Akan tetapi keuntungan yang diperolah di luar dari jangkau biaya yang telah dikeluarkan atau perkiraan laba yang diperoleh sebelumnya akan mengakibatkan kelangsungan usaha yang cepat berhenti. Motivasi karena bayangnan keuntungan yang diperoleh sangat tinggi adalah sikap yang kurang objektif apabila belum mengetahui kondisi lingkungan bisnis yang sebenarnya. Hal yanng paling penting sebelum mnemproleh laba yang tinggi adalah cepat kembalinya modal awal yang digunakan sebagai operasional awal.
- Tidak adanya produk yang baru. Produk yang telah dibuat dan berhasil memenangi pasar belum tentu akan bertahan lama karena banyak kompetitor yang selalu melakukan inovasi maupun perbaikan produk mereka untuk tampil di pasar. Pengusaha yang tidak pernah menampilkan produk baru yang kreatif maupun inovatif akan mempercepat berhenti usahanya. Hal ini terjadi karena tidak mampu bersaing oleh kompetitor yang telah mengeluarkan produk baru dan mearik perhatian pasar.
Potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan:
1. Pendapatan yang tidak menentu
2. Kerugian akibat hilangnya modal investasi
3. Perlu kerja keras dan waktu yang lama
4. Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap
Keuntungan berwirausaha:
1. Otonomi
2. Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi
3. Kontrol finansial
Kerugian berwirausaha:
1. Pengorbanan personal
2. Beban tanggungjawab
3. Kecilnya margin keuntungan dan kemungkinan gagal
Langkah Menuju Keberhasilan
1. Memiliki ide atau visi bisnis yang jelas
2. Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang
3. Membuat perencanaan usah, menorganisasikan, dan menjalankannya
4. Mengembangkan hubungan,, baik dengan mitar usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan
Sumber: http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/31/faktor-penyebab-keberhasilan-dan-kegagalan-berwirausaha/






