Sabtu, 01 Oktober 2011
Kejahatan Dunia Maya ( Cyber Crime )
Rabu, 25 Mei 2011
✎✎ WIRAUSAHA SUKSES & WIRAUSAHA GAGAL ✎✎
Senin, 14 Maret 2011
Perbandingan Antara Processor Intel Dan AMD
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel. Pada tahun 2006 juga, AMD telah berhasil mengakuisisi perusahaan Grafis terkenal asal Amerika yaitu ATI Tecnology.
Perusahaan ini adalah penyedia prosesor x86-compatible processors terbesar kedua. AMD juga sudah dikenal oleh dunia, beberapa produknya yaitu :
Perkembangan Hardware Komputer
Faktor Pendukung Wirausaha
Kiat Berwirausaha
Menjadi seorang yang mempunyai kemampuan finansial lebih tentu menjadi keinginan banyak orang. Berbagai usaha ditempuh, mulai dari ngelamar kerja kesana kemari sampai wirausaha sendiri. Namun kegagalan acapkali terjadi. Haruskan kita putus asa ? Menyerah begitu saja, cuek, atau jadi tak pede ?
Wirausaha, sebuah bidang yang membutuhkan sebuah kejelian dalam mengantisipsi kondisi pasar. Usaha ini tidak hanya tergantung dari keberuntungan dan modal saja, namun memerlukan perhitungan yang tepat. Untuk menjadi seorang yang berhasil tentu melalui berbagai usaha dan cobaan. Tak ada sebuah usaha yang langsung dimulai dari sebuah keberhasilan dengan sendirinya, dan semua itu harus dijalani dengan sebuah keberanian.
Agama kita mengajak pada umatnya untuk berusaha dalam mencari rizki yang halal sebagaimana firman Allah ta’ala :
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi.” [Fathir : 29]
Menurut Lily H. Soetiono, seorang ahli kewirausahaan untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukse diperlukan berbagai faktor pendukung. Selain modal, ada faktor lain yang merupakan syarat dari keberhasilan seorang wirausahawan yaitu mental dan bakat dagang. Faktor-faktor lainnya diantaranya :
1. Kreatif dan Inovatif
Kreasi dan inovasi dari seorang wirausahawan pada umumnya lebih tinggi dari orang lain. Hal-hal yang belum terpikirkan oleh orang lain sudah terpikirkan olehnya, dan dia mampu membuat hasil inovasinya itu menjadi sebuah kebutuhan.
2. Percaya diri, tegar dan ulet
Wirausahawan tidaklah mudah putus asa. Masalah akan dihadapinya, bukan malah dihindari. Jika ia salah perhitungan, saat ia sadar akan kesalahannya, ia secara otomatis juga memikirkan cara untuk membayar kesalahan itu atau membuatnya menjadi keuntungan. Ia tidak akan berhenti memikirkan jalan keluar walaupun bagi orang lain jalan keluar sudah buntu. Kegagalan akan dibuatnya menjadi pelajaran dan pengalaman yang mahal. Semangatnya tidak pernah luntur. Kualitas kepribadian semacam ini tidak mungkin tumbuh secara mendadak. Sulit bagi seorang dewasa membentuk kualitas-kualitas ini jika tidak dimulai sejak balita.
3. Bekerja Keras
Saat ia sadar dari bangun tidurnya pikiran sudah bekerja membuat rencana, menyusun strategi atau memecahkan masalah. Kadang dalam tidurnya ia tetap berpikir. Membiarkan waktu berlalu tanpa ada yang dipikirkan atau dikerjakan kadang membuatnya merasa tidak produktif atau merasa kehilangan kesempatan.
4. Pola Pikir Multi Tasking
Kemampuan melakukan beberapa hal sekaligus, layak dimilki oleh wirausahawan. Kemampuan inilah yang membuat piawai dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi. Semakin tinggi kemampuan seorang wirausahawan dalam multi tasking, semakin besar pula kemungkinan untuk mengolah peluang menjadi sumber daya produksi
5. Mampu menahan nafsu untuk cepat menjadi kaya
Wirausahawan yang bijak biasanya hemat dan berhati-hati dalam menggunakan uangnya, terutama jika ia dalam tahap awal usahanya. Setiap pengeluaran untuk keperluan pribadi dipikirkan secara serius, sebab ia sadar bahwa sewaktu-waktu uang yang yang ada aka diperlukan untuk modal usaha atau modal kerja. Keuntungan tidak selalu menetap, kadang ia harus merugi.
Seorang yang memulai usahanya dari skala kecil hingga besar akan mampu menahan nafsu konsumtifnya. Baginya, pengeluaran yang tidak menghasilkan akan dianggap sebagai kemewahan.
6. Berani Mengambil Resiko
Semakin besar resiko yang diambilnya, semakin besar pula kesempatan untuk meraih keuntungan. tentunya resiko-resiko ini sudah diperhitungkan terlebih dahulu. Hanya orang bodoh saja yang melakukan segala sesuatu tanpa perhitungan.
Itulah beberpa hal yang seharusnya dimilki oleh seorang wirausahawan jika ingin meraih kesuksesan. Berusahalah tuk memiki sifat-sifat tersebut jika kita meniatkan tuk menjadi seorang wirausahawan.
Sumber: http://akhsa.wordpress.com/2009/02/19/kiat-berwirausaha/
Faktor Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Wirausaha
FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN BERWIRAUSAHA
Seseorang ketika mengawali usahanya harus siap dengan dua hal yaitu : berhasil dalam mengembangkan usahanya atau gagal sama sekali dalam usahanya.
Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya:
- Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan. Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial. Menempatkan orang-orang yang tidak kompeten di tempat yang sangat strategis akan memperburuk jalannya usaha. Kompetensi dalam manajerial sangat membantu keberhasilan perusahaan karena meletakan orang-orang yang sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat bekerja karyawan akan mempermudah usaha dan strategi perusahaan untuk dilaksanakan.
- Kurangnya pemahaman bidang usaha yang diambil karena tidak dapat memvisualisasikan dengan jelas usaha yang akan digeluti. Seorang wirausahawan apabila tidak dapat mendeskripsikan dan memvisualisakan bentuk usaha yang digeluti mengantar pada kehancuran usaha. Pemaham bisnis atau bidang usaha yang diambil secara kontekstual dan riel sangat membantu arah, tujuan, misi, dan visi perusahaan. Kejelasan bidang usaha yang telah ditentukan sangat membantu dan mempermudah mengambil kebijakan manajerial dan strategi yang dibuat.
- Kurangnya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan (modal dan kendali kredit). Pengelolaan adminsitrasi dan keuangan yang apa adanya akan mempersulit majunya perusahaan. Pencatatan adminsitrasi dan keuangan secara sembarang akan semakin memperburuk kondisi usaha karena tidak dapat membaca transaksi dan aktivitas yang telah terjadi. Aktivitas yang telah dilalui seperti pembayaran utang-piutang, jumlah pesanan, jadwal kirim, proses produksi, dll akan tidak dapat terselelsaiak dengan baik. Penangana modal dan kreditdari bank atau swasta apabila tidak dicatat pengeluaran dan alokasi penggunaannya akan semakin memperburuk kondisi keuangan. Alangkah baiknya dalam melakukan aktivitas selalu berpedoman “Segala yang telah dikerjakan harus dicatat dan segala yang tercatat harus dapat dikerjakan dengan baik” sehingga perusahaan yang menggunakan prinsip tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
- Gagal dalam perencanaan. Kegagalan dalam menerapkan rencana biasanya karena rencana yang telah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain atau sebuah idealis yang belum pernah diaplikasikan. Kegagalan ini terjadi karena tidak tahu sama seklai kondisi atau medan usaha yang digelutinya. Faktor-faktor yang mendukung kegagalan dalam melaksanakan atau menerapkan rencana adalah dari dalam diri sendiri.
- Tempat usaha dan lokasi yang kurang memadai. Tempat usaha dan lokasi sangat menentukan kelancaran bisnis yang digeluti. Salah memilih, membangun, atau membuka tempat usaha yang harapnnya dapat memperbesar usaha justru kandas karena kesalahan tersebut. Tempat usaha seharusnya diperiksa dulu kelayakannya seperti budaya, karakter, strata sosial, pendapatan, selera, kemanan masyarakat disekitarnya.
- Kurangnyam pemahaman dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengawasan bahan baku dan sarana peralatan. Kemampuan dalam pengadaan, pemeliharaan, pengawasan bahan baku dan peralatan yang dimiliki sangatlah penting. Karena apabila tidak memiliki kemapuan dalam bidang ini akan membuat biaya operasioanal semakin tinggi dan kerugian akan terjadi.
- Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi perubahan teknologi. Seoranng yang berwirausaha haruis berani melakukan perubahan dalam organisasinya. Salah satu perubahan yang dapat membantunya adalah perubahan teknologi yang sedang berkembang. Ketidakmampuan mengikuti perubahan teknologi tidak membuat organisasi mati begitu saja tetapi pergerakan organisasinya berlahan-lahan lambat dan berangsur-angsur ketinggalan dengan organisasi yang lain yang lebih cepat menanggapi perubahan teknologi.
- Hambatan birokrasi. Birokrasi sangat membantu dalam kearsipan dan adminsitrasi organisasi tetapi apabila birokrasi sangat lambat dan menghambat sama sekali maka akan memperlambat laju kinerga organsiasi.
- Keuntungan yang tidak mencukupi. Keuntungan yang akan diperoleh dalam berwirausaha adalah dasar motivasi ketika seseorang merencanakan bidang usaha. Akan tetapi keuntungan yang diperolah di luar dari jangkau biaya yang telah dikeluarkan atau perkiraan laba yang diperoleh sebelumnya akan mengakibatkan kelangsungan usaha yang cepat berhenti. Motivasi karena bayangnan keuntungan yang diperoleh sangat tinggi adalah sikap yang kurang objektif apabila belum mengetahui kondisi lingkungan bisnis yang sebenarnya. Hal yanng paling penting sebelum mnemproleh laba yang tinggi adalah cepat kembalinya modal awal yang digunakan sebagai operasional awal.
- Tidak adanya produk yang baru. Produk yang telah dibuat dan berhasil memenangi pasar belum tentu akan bertahan lama karena banyak kompetitor yang selalu melakukan inovasi maupun perbaikan produk mereka untuk tampil di pasar. Pengusaha yang tidak pernah menampilkan produk baru yang kreatif maupun inovatif akan mempercepat berhenti usahanya. Hal ini terjadi karena tidak mampu bersaing oleh kompetitor yang telah mengeluarkan produk baru dan mearik perhatian pasar.
Potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan:
1. Pendapatan yang tidak menentu
2. Kerugian akibat hilangnya modal investasi
3. Perlu kerja keras dan waktu yang lama
4. Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap
Keuntungan berwirausaha:
1. Otonomi
2. Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi
3. Kontrol finansial
Kerugian berwirausaha:
1. Pengorbanan personal
2. Beban tanggungjawab
3. Kecilnya margin keuntungan dan kemungkinan gagal
Langkah Menuju Keberhasilan
1. Memiliki ide atau visi bisnis yang jelas
2. Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang
3. Membuat perencanaan usah, menorganisasikan, dan menjalankannya
4. Mengembangkan hubungan,, baik dengan mitar usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan
Sumber: http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/31/faktor-penyebab-keberhasilan-dan-kegagalan-berwirausaha/
Peran Ilmu Komputer Dalam Wirausaha
Berwirausaha Multi Profit Dengan Kekuatan Teknologi Komputer & Grafika
Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari barang cetakan. Barang-barang yang kita pergunakan dan konsumsi dalam keseharian kita seperti : koran, buku, kartu nama, poster, iklan menu restoran, kemasan produk makanan dan minuman, kartu undangan pernikahan, proposal, dan masih banyak lagi, semuanya merupakan hasil dari dunia grafika/percetakan.
Industri ini sangat luas cakupannya mulai dari usaha foto copy kecil-kecilan hingga perusahaan percetakan dengan investasi besar sampai miliaran rupiah semuanya dikategorikan sebagai Industri Grafika.
Luasnya cakupan industri grafika, sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang banyak, dan dari berbagai teknik dan bidang yang saling mendukung. Tidak hanya operator mesin cetak, tetapi mulai dari designer grafis, fotografer, insan periklanan serta tenaga pemasaran percetakan.
Demikianlah kenyataannya, dunia grafika tidak bisa berdiri sendiri dalam peranannya menghasilkan produk grafika, sejak awal masa perkembangannya sampai saat ini pertumbuhannya sangat pesat.
Banyak teknik-teknik yang harus anda padukan untuk mendukung dunia grafika seperti teknik fotografi, komputer, desain, disamping teknik grafika itu sendiri, agar anda mendapatkan manfaat darinya terutama untuk keperluan bisnis anda sehingga anda memiliki Sumber Laba.
Masing-masing teknik diatas mempunyai daya dukung yang dalam pelaksanaanya harus dipadukan dan tidak bisa berdiri sendiri.
Fotografi mempunyai peran menghasilkan image yang merupakan salah satu materi grafika yang akan terlebih dahulu diolah oleh unit komputer untuk kemudian hasilnya yang berupa esain diserahkan kepada unit pencetakan sehingga menghasilkan produk akhir dari grafika. Disamping mengolah image komputer berperan menghasilkan huruf-huruf, desain tanpa image maupun dengan image.
Dunia grafika mempunyai peran menduplikasi materi dengan berbagai teknik-teknik grafika. Dalam tulisan selanjutnya akan saya bahas bagaimana teknik Komputer Grafis serta teknik Grafika dipadukan dalam menghasilkan produk akhir grafika. Dan anda dapat mempelajarinya secara seksama, untuk kepentingan anda sendiri.
Dari sekian banyak Software Komputer Grafis yang ada perlu dibahas minimal tiga yaitu Adobe Page Maker, Adobe Photoshop dan Macromedia Freehand. Dimana dengan tiga software ini telah cukup bagi anda untuk mendukung terlaksananya kegiatan persiapan dari dunia grafika.
Mata rantai proses grafika amat banyak dan rumit serta penting anda ketahui dan juga oleh kalangan yang ingin menekuni bidang ini, hal inilah sangat besar pengaruhnya terhadap keinginan menulis artikel ini untuk dapat membantu dan menginspirasi anda membangun bisnis sebagai sumber laba bagi anda.
Dari sekian banyaknya mata rantai proses grafika tersebut mengakibatkan banyak profit center yang bisa di bangun di dalamnya, baik secara sebagian atau keseluruhan proses ingin anda kembangkan, anda dapat menyesuaikan dengan modal yang anda miliki misalnya : Anda tertarik dalam bidang pra cetak saja; (anda dapat mengembangkann : Biro Setting & Disain Grafis, Biro Repro & Color Sparasi Film, Layanan Expose Plate Berbagai Ukuran Mesin, Layanan Expose Master Paper, Layanan Klise Timah Untuk Cetak Hot Print & Emboss. Jika anda tertarik dibidang Cetak ; (anda dapat mengembangkan : Biro Ongkos Cetak Offset, disini anda investasi mesin cetak dengan ukuran dan harga yang dapat anda sesuaikan dengan kemampuan anda menyediakan modal investasi, Biro Sablon, Biro Cetak Hotprint & Emboss.
Dan jika anda tertarik dalam bidang Finishing, anda dapat mengembang- kan : Biro Varnishing & Laminating, Biro Penjilidan, Biro Pemotongan Kertas, Biro Pond & Pisau Pond. Jika anda memiliki modal yang lumayan besar, anda dapat mengembangkan keseluruhan proses grafika dari awal sampai akhir, menjadi sebuah perusahaan percetakan komplit dan melayani Order/Pesanan Barang Cetakan maupun melayani biro-biro lepas yang memiliki order cetakan, dengan service di dalam satu atap (one stop service).
Untuk dapat melakukan hal-hal tersebut, seperti yang saya ungkapkan diatas anda harus menguasai dan meneruskan menggali dari berbagai sumber dan membaca tulisan ini, dan mewujudkannya dalam tindakan 99% kerja keras setelah anda menguasai dan memiliki inpirasi dan berhasil mendapatkan 1% ide, semoga Sukses.
Pemasaran
Online via internet
Dalam era kini, bisnis ini dapat anda jalankan secara online ataupun konvensional. Anda dapat mempromosikan bisnis anda dengan membuat website di internet, dan mendapatkan order pesanan. Naskah mentah ataupun sudah dalam bentuk disain bisa dikirim via email, dan anda terima di kantor anda sekalipun dari jarak yang jauh.
Naskah mentah setelah anda disain kemudian dikirim via email ke customer dalam file pdf. untuk disetujui atau untuk dikoreksi terlebih dahulu. Setelah disetujui anda bisa proses lebih lanjut, apakah anda menggunakan digital printing atau cetak konvensional.
Dan hasil cetaknya dapat dikirim via kurir atau diantar langsung ke tempat customer.
Konvensional (Membentuk Tim Sales)
Pilihan yang paling bagus adalah mengkombinasikan semua hal dalam bisnis ini antara : Manual - online – digital – konvensional, hingga menjadi percetakan yang mumpuni.
Untuk mendapatkan order pakailah sistem jemput bola dengan harga bersaing. Dalam pengembangan bisnis harus dididik tenaga untuk mencari order. Seseorang dapat menjalankan tugas mencari order untuk Percetakan apabila telah mengerti alur proses produksi produk percetakan, paham jenis kertas, mengetahui harga bahan untuk proses produksi, dan mampu kalkulasi harga cetakan. Beberapa perlengkapan yang harus dibawa oleh para tim pemasaran ini antara lain :
• Daftar Harga
• Formulir Pesanan
• Kalkulator
• Pensil
• Pen
• Buku Catatan
• Kartu Kunjungan
• Agenda
• Catatan tentang harga jual, bonus, insentif dan sebagainya
• Foto-foto bila ada
• Contoh-contoh Cetakan
• Contoh Warna
• Penggaris
• Semua dimasukkan dalam tas yang bersih dan bagus.
Oleh karena itu semua hal tersebut harus diajarkan dari awal hingga akhir. Dari beberapa tenaga yang telah dididik dan siap untuk terjun ke lapangan, kemudian mereka harus dibagi kedalam wilayah jelajah penjualan masing-masing, dan diberi-kan target penjualan.
Dengan demikian program jemput bola jalan dibarengi dengan promosi online via internet, akan mampu menghidupi dapur perusahaan.
Jadi Harus diusahakan menggunakan formula sukses dibisnis ini antara lain :
1. Memiliki profil manajemen yang kuat dan konsisten
2. Mentargetkan usaha kecil sebagai pelanggan utama
3. Menghindari perang harga dengan para pesaing, tetapi menekankan kualitas dan kecepatan pelayanan
4. Berlokasi di daerah usaha, dimana usaha ini paling dibutuhkan
5. Menggunakan teknik pemasaran yang agresif
Demikian sekelumit informasi untuk membangkitkan ide usaha, yang diolah dari berbagai sumber dan diramu dengan pengalaman selama ini.
Tags: Berwirausaha, disain, Grafika, komputer, multiprofit
Sumber: http://stahdnj.ac.id/?p=569
